Profil Ma'had Ukhuwah Islamiyah Surabaya
Pesantren Mahasiswa Ma’had
Ukhuwah Islamiyah Surabaya adalah sebuah lembaga pendidikan berbentuk
pesantren, sebagai wahana menimba ilmu agama dan membina diri untuk menjadi
muslim dan dai yang baik, yang diperuntukkan terutama untuk para mahasiswa
muslim di kota Surabaya. Namun demikian, Ma’had Ukhuwah Islamiyah juga memiliki
program-program yang bisa diikuti oleh masyarakat umum yang bukan mahasiswa.
Ma’had Ukhuwah Islamiyah bernaung
dibawah Yayasan Ukhuwah Islamiyah, yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah,
dan sosial. Sebagai sebuah pesantren, Ma'had Ukhuwah Islamiyah telah terdaftar
secara resmi di Departemen Agama (Depag) Kota Surabaya, dengan Nomor Statistik
Pesantren 042.3578.16.02.
Berdiri semenjak tahun 1990, kini
Ma'had Ukhuwah Islamiyah bertempat di Jl. Kejawan Gebang No. 6, Kelurahan
Gebang Putih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, dengan para santrinya yang hampir
seluruhnya adalah para mahasiswa dan mahasiswi yang sedang menempuh kuliah di
kota pahlawan Surabaya.
Sejarah Singkat
Ma’had Ukhuwah Islamiyah Surabaya
Pada akhir tahun delapan puluhan
dunia kampus mulai diramaikan oleh kegiatan-kegiatan keislaman oleh mahasiswa.
Walaupun terdapat beberapa larangan tentang pemakaian jilbab sebagai ciri
identitas seorang muslimah di sekolah-sekolah non-agama, tetapi minat pemakai
jilbab di kalangan mahasiswa dan pelajar semakin hari semakin besar. Kesadaran
sebagian para pemuda dan mahasiswa untuk kembali kepada jati dirinya sebagai
seorang muslim seakan sulit untuk dibendung oleh siapapun. Fenomena yang lain
yang terjadi dikalangan sebagian para mahasiswa muslim saat itu, adalah
meskipun mereka berada ditengah kesibukan menuntut ilmu-ilmu “umum” di
kampus-kampus, mereka juga rajin mengkaji dan memperdalam ilmu-ilmu agama.
Mereka juga aktif dalam kegiatan-kegiatan keislaman yang diadakan di
masjid-masjid lingkungan kampus maupun diluar kampus.
Di akhir tahun 1989 datanglah
ustadz-ustadz lulusan dalam dan luar
negeri (Timur-Tengah). Tercetuslah ide untuk membuat semacam wadah kegiatan
belajar Agama Islam dan Bahasa Arab. Maka berkumpullah beberapa orang aktivis
mahasiswa muslim di Surabaya untuk
mengkaji kemungkinan didirikannya sebuah lembaga pendidikan. Setelah
melalui proses yang cukup panjang, maka pada awal tahun 1990-an berdirilah
sebuah yayasan yang bernama Yayasan Ukhuwah Islamiyah. Yayasan ini tercatat di
pejabat notaris yang bernama Abdul Kohar, SH dengan nomor 108/1990. Yayasan ini
bergerak dibidang pendidikan, ekonomi, sosial dan dakwah. Seiring dengan lahirnya yayasan tersebut,
maka lahirlah Lembaga Pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam Ukhuwah Islamiyah
yang kemudian lebih populer dengan sebutan Ma’had Ukhuwah Islamiyah Surabaya.
Ma’had ini memulai kiprahnya
dengan ruangan berukuran 5 x 20 meter. Ruang itu terdapat di sebuah rumah
kontrakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) di
Jalan Kedung Sroko No. 72 Surabaya yang lokasinya tepat di belakang kampus FK
Unair. Ruang yang dipakai untuk kelas sebenarnya hanya memanfaatkan ruang
bagasi mobil. Ruang tersebut bisa menampung antara 30 – 40 mahasiswa yang
belajar. Sedangkan untuk sarana belajar yang lain seperti kursi belajar
alhamdulillah bisa dipenuhi lewat seorang dermawan yang cukup dekat dengan
pengurus yayasan.
Sejak tahun 1997 Ma’had Ukhuwah
Islamiyah berpindah lokasi. Yang tadinya cukup dekat dengan aktivitas belajar
mahasiswa UNAIR, maka sejak tahun tersebut kiprah Ma’had lebih mendekati
aktivitas mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di kawasan
Sukolilo. Ini dikarenakan sejak tahun 1997 Ma’had menempati gedung milik
sendiri yang berlokasi di Jl. Kejawan Gebang No. 6, Kelurahan Gebang Putih,
Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Maka mulai tahun tersebut seluruh aktivitas
dipusatkan di tempat yang baru tersebut.
