Minggu, 02 November 2014

Profil Ma'had Ukhuwah Islamiyah Surabaya

Pesantren Mahasiswa Ma’had Ukhuwah Islamiyah Surabaya adalah sebuah lembaga pendidikan berbentuk pesantren, sebagai wahana menimba ilmu agama dan membina diri untuk menjadi muslim dan dai yang baik, yang diperuntukkan terutama untuk para mahasiswa muslim di kota Surabaya. Namun demikian, Ma’had Ukhuwah Islamiyah juga memiliki program-program yang bisa diikuti oleh masyarakat umum yang bukan mahasiswa.
Ma’had Ukhuwah Islamiyah bernaung dibawah Yayasan Ukhuwah Islamiyah, yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Sebagai sebuah pesantren, Ma'had Ukhuwah Islamiyah telah terdaftar secara resmi di Departemen Agama (Depag) Kota Surabaya, dengan Nomor Statistik Pesantren 042.3578.16.02.
Berdiri semenjak tahun 1990, kini Ma'had Ukhuwah Islamiyah bertempat di Jl. Kejawan Gebang No. 6, Kelurahan Gebang Putih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, dengan para santrinya yang hampir seluruhnya adalah para mahasiswa dan mahasiswi yang sedang menempuh kuliah di kota pahlawan Surabaya.

Sejarah Singkat Ma’had Ukhuwah Islamiyah Surabaya
Pada akhir tahun delapan puluhan dunia kampus mulai diramaikan oleh kegiatan-kegiatan keislaman oleh mahasiswa. Walaupun terdapat beberapa larangan tentang pemakaian jilbab sebagai ciri identitas seorang muslimah di sekolah-sekolah non-agama, tetapi minat pemakai jilbab di kalangan mahasiswa dan pelajar semakin hari semakin besar. Kesadaran sebagian para pemuda dan mahasiswa untuk kembali kepada jati dirinya sebagai seorang muslim seakan sulit untuk dibendung oleh siapapun. Fenomena yang lain yang terjadi dikalangan sebagian para mahasiswa muslim saat itu, adalah meskipun mereka berada ditengah kesibukan menuntut ilmu-ilmu “umum” di kampus-kampus, mereka juga rajin mengkaji dan memperdalam ilmu-ilmu agama. Mereka juga aktif dalam kegiatan-kegiatan keislaman yang diadakan di masjid-masjid lingkungan kampus maupun diluar kampus.
Di akhir tahun 1989 datanglah ustadz-ustadz  lulusan dalam dan luar negeri (Timur-Tengah). Tercetuslah ide untuk membuat semacam wadah kegiatan belajar Agama Islam dan Bahasa Arab. Maka berkumpullah beberapa orang aktivis mahasiswa muslim di Surabaya untuk  mengkaji kemungkinan didirikannya sebuah lembaga pendidikan. Setelah melalui proses yang cukup panjang, maka pada awal tahun 1990-an berdirilah sebuah yayasan yang bernama Yayasan Ukhuwah Islamiyah. Yayasan ini tercatat di pejabat notaris yang bernama Abdul Kohar, SH dengan nomor 108/1990. Yayasan ini bergerak dibidang pendidikan, ekonomi, sosial dan dakwah.  Seiring dengan lahirnya yayasan tersebut, maka lahirlah Lembaga Pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam Ukhuwah Islamiyah yang kemudian lebih populer dengan sebutan Ma’had Ukhuwah Islamiyah Surabaya.
Ma’had ini memulai kiprahnya dengan ruangan berukuran 5 x 20 meter. Ruang itu terdapat di sebuah rumah kontrakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) di Jalan Kedung Sroko No. 72 Surabaya yang lokasinya tepat di belakang kampus FK Unair. Ruang yang dipakai untuk kelas sebenarnya hanya memanfaatkan ruang bagasi mobil. Ruang tersebut bisa menampung antara 30 – 40 mahasiswa yang belajar. Sedangkan untuk sarana belajar yang lain seperti kursi belajar alhamdulillah bisa dipenuhi lewat seorang dermawan yang cukup dekat dengan pengurus yayasan.

Sejak tahun 1997 Ma’had Ukhuwah Islamiyah berpindah lokasi. Yang tadinya cukup dekat dengan aktivitas belajar mahasiswa UNAIR, maka sejak tahun tersebut kiprah Ma’had lebih mendekati aktivitas mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di kawasan Sukolilo. Ini dikarenakan sejak tahun 1997 Ma’had menempati gedung milik sendiri yang berlokasi di Jl. Kejawan Gebang No. 6, Kelurahan Gebang Putih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Maka mulai tahun tersebut seluruh aktivitas dipusatkan di tempat yang baru tersebut.